Kemenangan AC Milan atas Bologna dengan skor 3-0 pada giornata ke-23 Liga Italia 2025-2026 ternyata tidak hanya menyenangkan bagi para pendukungnya tetapi juga membawa sejumlah fakta menarik dan bersejarah. Pertandingan yang digelar di Stadio Renato Dall’Ara ini menunjukkan betapa konsistennya performa Rossoneri di papan atas klasemen selama musim ini.
Dua pemain kunci dalam kemenangan ini adalah Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot. Dengan tambahan tiga poin, AC Milan kini mengoleksi total 50 poin dari 23 pertandingan yang telah dijalani di Serie A, sebuah pencapaian yang patut dicatat dalam perjalanan mereka tahun ini.
Pencapaian ini bukan hanya angka, tetapi memiliki makna yang lebih dalam dalam sejarah klub. Ini adalah kali ketiga AC Milan mencapai angka 50 poin setelah 23 laga di era tiga poin per kemenangan, yang sebelumnya terjadi pada musim 1995-1996 dan 2003-2004, menunjukkan bahwa klub ini tetap berkompetisi di level tertinggi.
Sejarah Mencatat Pencapaian Gemilang AC Milan Dalam Satu Musim
Kemenangan melawan Bologna ini menambah panjang catatan tak terkalahkan Milan di Serie A. Saat ini, mereka telah mencatatkan 22 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan, yang terdiri atas 14 kemenangan dan delapan hasil imbang. Rekor ini adalah yang terpanjang yang pernah dicapai oleh AC Milan di liga sejak musim 1992-1993.
Statistik ini menjadi indikasi kuat bahwa tim asuhan pelatih saat ini memang dalam performa terbaiknya. Menjalani serangkaian pertandingan tanpa terjatuh memberikan kepercayaan diri luar biasa kepada para pemain dan staf teknik.
Bukan hanya di level liga, pembuktian kompetisi tinggi ini juga terlihat dalam permainan tim. Dukungan penuh dari para padu bisa jadi faktor penting yang mendasari kekuatan tim ini, baik di kandang maupun tandang.
Pemain Kunci yang Menjadi Pendorong Kinerja Tim
Adrien Rabiot, yang menjadi bagian penting dari formasi AC Milan, kini telah mengoleksi empat gol dan empat assist di Serie A. Kontribusinya menjadikannya sebagai satu dari dua gelandang dengan statistik serupa, bersaing ketat dengan pemain lain di liga. Ekspresi bakat yang ditunjukkan Rabiot juga menjadi penyemangat bagi rekan-rekannya di lapangan.
Sejak bulan Desember, Rabiot menghuni posisi teratas sebagai gelandang dengan kontribusi gol terbanyak di Serie A, dengan total tujuh kontribusi yang terdiri atas gol dan assist. Prestasi individu ini menunjukkan bahwa Rabiot bukan hanya sekadar pemain biasa, tetapi sosok yang berpengaruh dalam tim.
Pembuktian tersebut tentunya menarik perhatian, karena AC Milan terus berusaha mempertahankan momentum ini menuju akhir musim. Konsistensi ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap pemain, di mana mereka mesti tetap fokus dan bekerja keras.
Strategi Pelatih dan Penerapan Taktik Unggul
Pelatih AC Milan memiliki peran krusial dalam menciptakan suasana dan strategi permainan yang efektif. Melalui pendekatan yang tepat, tim mampu beradaptasi dengan berbagai skenario di lapangan, termasuk saat berhadapan dengan lawan yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa pelatih memiliki pemahaman mendalam akan potensi dan kekuatan timnya.
The Rossoneri siap menghadapi setiap pertandingan dengan strategi yang sudah disiapkan secara matang. Taktik yang dinamis dan penyesuaian berdasarkan kekuatan lawan membantu menciptakan peluang baru serta meminimalisir risiko dari serangan balik.
Inovasi dalam permainan tim juga terlihat saat latihan, di mana pelatih selalu menekankan pada kekompakan dan kerja sama antar pemain. Hal ini menjadi fondasi untuk membangun tim yang solid dalam mengejar setiap poin di liga.












