Pekebun duku sering menghadapi masalah yang membuat frustrasi—yaitu kerontokan bunga dan bakal buah yang berlimpah sebelum mencapai kematangan. Hal ini tentunya akan mengakibatkan hasil panen yang jauh dari harapan. Kerontokan ini bukanlah hal sederhana dan biasanya berkaitan dengan kondisi lingkungan serta nutrisi tanaman.
Dengan memahami faktor-faktor yang menyebabkan kerontokan dan menerapkan teknik perawatan yang tepat, Anda bisa meminimalkan masalah ini. Artikel ini bertujuan memberikan panduan praktis agar Anda dapat memaksimalkan hasil panen duku sekaligus memberikan perhatian pada detail penting dalam perawatan tanaman.
Melalui panduan ini, Anda diharapkan dapat menikmati hasil panen duku yang melimpah dan berkualitas. Mari kita simak beberapa tips yang efektif untuk memastikan bakal buah duku tidak rontok sebelum matang.
Mengetahui Penyebab Kerontokan Pada Tanaman Duku
Kerontokan bakal buah duku dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah kondisi suhu dan kelembapan yang tidak tepat. Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan stres pada tanaman, sehingga mengganggu proses pendewasaan buah.
Selain itu, kelembapan yang tidak mencukupi atau berlebih juga dapat menjadi penyebab utama. Tanaman duku memerlukan kelembapan yang seimbang agar bunga dan bakal buah dapat bertahan hingga matang.
Nutrisi yang tidak memadai juga dapat berkontribusi terhadap kerontokan. Ketersediaan unsur hara, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.
Persiapan Lahan yang Tepat untuk Menanam Duku
Persiapan lahan menjadi langkah penting dalam budidaya duku. Pastikan lahan yang akan digunakan memiliki sirkulasi udara yang baik dan terhindar dari genangan air. Tanah yang terlalu lembab dapat merusak akar dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Pemilihan lokasi juga tidak kalah penting. Pilihlah tempat yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, karena tanaman duku memerlukan cahaya untuk proses fotosintesis yang optimal. Tanaman yang sehat adalah kunci untuk mendapatkan bunga dan bakal buah yang berkualitas.
Setelah lahan disiapkan, lakukan pengujian tanah untuk mengetahui kadar pH dan unsur hara. Jika diperlukan, tambahkan bahan organik atau pupuk sesuai kebutuhan tanaman untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Perawatan Rutin yang Diperlukan Tanaman Duku
Perawatan rutin adalah kunci untuk menjaga keberlangsungan hidup tanaman duku. Penyiraman yang cukup dan tidak berlebihan sangat penting agar akar tetap sehat. Jadwalkan penyiraman secara teratur sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi cuaca.
Pemberian pupuk secara berkala juga sangat dianjurkan. Gunakan pupuk yang kaya akan unsur hara dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan buah. Pastikan untuk mengikuti dosis yang disarankan agar tidak mengganggu kesehatan tanaman.
Pengendalian hama dan penyakit juga merupakan bagian dari perawatan. Secara rutin periksa kondisi tanaman untuk mendeteksi adanya hama atau penyakit yang dapat memengaruhi kualitas buah dan tanaman.












