Mahasiswi Program Studi Sains Komunikasi berbagi pengalaman menarik setelah terlibat dalam produksi film layar lebar yang berjudul Timur. Keterlibatannya dalam proyek yang disutradarai oleh aktor ternama Indonesia ini menunjukkan keterkaitan antara dunia akademis dan industri kreatif.
Setelah menempuh pendidikan di SMK Negeri 65 Jakarta, Navarra Cahya Kirani memulai perjalanan kariernya melalui Praktik Kerja Lapangan. Dari sini, ia mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan IQ Creative, sebuah tim profesional yang berfokus pada casting department.
Peran Navarra sebagai Talent Coordinator memberikan pengalaman langsung dalam industri film. Keterlibatannya berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari tahapan praproduksi hingga produksi yang berlangsung di lokasi syuting yang menantang.
Perjalanan Navarra dalam Produksi Film Timur yang Berkesan
Proses produksi film Timur tidak hanya sekadar pengambilan gambar; ini adalah pengalaman belajar yang luar biasa bagi Navarra. Ia harus menyesuaikan diri dengan dinamika kerja di industri film yang sangat dinamis dan penuh tantangan.
Selama berada di lokasi syuting, Navarra mengelola banyak aspek logistik. Pengaturannya meliputi jadwal dan kebutuhan para extras, memastikan setiap detail diperhatikan agar produksi berjalan lancar.
Proyek ini berada di Kawasan Latihan Pertempuran Hutan Kopassus, Situ Lembang, yang memiliki cuaca dingin dan lembap. Navarra dan tim menghadapi kendala adaptasi dengan lingkungan yang berbeda dari Jakarta, menambah tantangan dalam proses kreatif mereka.
Pentingnya Praktik Kerja Lapangan dalam Dunia Pendidikan
Praktik Kerja Lapangan menjadi jembatan antara teori dan praktik bagi mahasiswa. Melalui pengalaman ini, Navarra dapat menerapkan ilmu yang telah ia pelajari di bangku kuliah secara nyata dalam industri film.
Selama PKL, mahasiswa tidak hanya belajar tentang mekanisme produksi film, tetapi juga tentang kerja sama tim. Semua anggota tim dituntut untuk saling mendukung demi tercapainya tujuan produksi yang efektif dan efisien.
Pengalaman ini juga membuka peluang untuk jaringan profesional yang lebih luas di industri kreatif. Dengan berinteraksi langsung dengan para profesional, mahasiswa dapat memperluas wawasan dan pengetahuan tentang dunia kerja sesungguhnya.
Peran Talent Coordinator dalam Produksi Film
Sebagai Talent Coordinator, tugas Navarra sangat krusial dalam memastikan semua elemen tambahan seperti extras siap untuk syuting. Ia harus bertanggung jawab atas kehadiran dan kesiapan mereka dalam setiap pengambilan gambar.
Keterampilan komunikasi dan organisasi yang baik sangat diperlukan dalam peran ini. Navarra harus cepat tanggap dan mampu mengatasi konflik atau masalah yang mungkin muncul selama proses syuting.
Konsistensi dan disiplin tinggi juga menjadi kunci dalam tugas ini. Jadwal yang padat dan interaksi dengan berbagai macam orang mengajarkan Navarra untuk tetap tenang dan fokus, meskipun dalam kondisi tekanan tinggi.
Kesan dan Harapan Setelah Pengalaman Berharga Ini
Pengalaman yang diperoleh selama produksi film Timur membekali Navarra dengan banyak pelajaran berharga. Ia merasakan langsung betapa pentingnya kerjasama tim dan komunikasi dalam menghasilkan karya yang berkualitas.
Keberhasilannya dalam peran ini mengembangkan rasa percaya diri dan membangkitkan semangatnya untuk terus berkarya di industri kreatif. Navarra berharap bisa terus berkontribusi dalam proyek film selanjutnya, membawa pengalaman ini untuk menciptakan karya yang lebih baik.
Ia juga ingin mendorong teman-temannya untuk mengambil kesempatan serupa dalam praktik kerja lapangan. Dengan pengalaman langsung, mereka bisa mendapatkan wawasan yang tidak hanya berharga, tetapi juga membuka banyak peluang di masa depan.










