Persija Jakarta kini tengah fokus untuk memperkuat timnya dengan membidik pemain terampil seperti Ezra Walian pada bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Pemain yang sebelumnya membela Persib Bandung ini dikenal sebagai salah satu bintang muda yang bersinar, terutama setelah penampilannya yang mengesankan bersama Persik Kediri.
Keputusan untuk mengejar Ezra tidak lepas dari kebutuhan Persija untuk menambah kekuatan di lini serang menjelang paruh kedua musim. Penampilan yang konsisten dari Ezra membuat banyak klub besar tertarik untuk memboyongnya untuk meningkatkan kualitas tim mereka.
Sebelum menjalani karier yang gemilang di Kediri, Ezra telah menghabiskan waktu yang cukup lama di Persib Bandung dari tahun 2021 hingga 2024. Namun, seiring dengan persaingan yang ketat di lini depan, ia merasakan kebutuhan untuk mencari klub yang dapat memberinya lebih banyak menit bermain.
Perjalanan Karier Ezra Walian di Persib Bandung
Ezra Walian bergabung dengan Persib Bandung pada tahun 2021, membawa harapan tinggi kepada para penggemar klub. Dengan bakat dan potensi yang dimilikinya, ia diharapkan bisa menjadi andalan dalam mencetak gol dan memberi kontribusi bagi tim.
Namun, perjalanan Ezra di Bandung tidak berlangsung mulus. Dia terpaksa bersaing ketat dengan pemain-pemain senior, yang membuatnya terbatasi dalam mendapatkan kesempatan bermain. Akhirnya, pada awal musim lalu, manajemen klub memutuskan untuk melepasnya ke Persik Kediri.
Langkah ini diambil agar Ezra bisa mengembangkan diri dan mendapatkan jam terbang yang lebih konsisten. Keputusan tersebut terbukti tepat, karena di Kediri, ia berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membantu tim meraih prestasi.
Pernyataan Pelatih Bojan Hodak Tentang Ezra Walian
Pelatih Persib, Bojan Hodak, merasa menyesal atas keputusan manajemen yang melepas Ezra. Dalam banyak wawancara, Hodak mengakui bahwa kualitas dan potensi yang dimiliki oleh Ezra sangat besar.
Bojan, yang dikenal sebagai pelatih disiplin, mengungkapkan bahwa saat itu, keputusan sulit harus diambil karena persaingan di lini depan cukup ketat. “Ezra adalah pemain terbaik Kediri. Lihat, dia bermain bagus bersama kami,” ungkap Hodak dengan nada menyesal.
Dia juga menambahkan bahwa keberadaan pemain-pemain lain di posisinya membuat Ezra harus menjalani peran sebagai cadangan, yang tidak diinginkannya. “Dia tidak ingin berada di bangku cadangan, dan kami punya Ciro di posisinya,” lanjutnya.
Potensi Ezra Walian dan Masa Depannya
Dengan performa memasukkan banyak gol dan assist selama musim di Persik Kediri, Ezra menunjukkan bahwa keputusan untuk meninggalkan Persib adalah langkah yang tepat. Seiring berkembangnya usia dan pengalaman, potensi yang dimilikinya semakin terlihat jelas.
Para pengamat sepak bola mulai menjadikannya sebagai salah satu talenta muda yang harus diperhitungkan di Liga Indonesia. Kualitasnya di lapangan menjadikannya kandidat ideal untuk klub-klub yang berambisi meraih gelar juara.
Ketertarikan Persija Jakarta hanya menambah daftar klub yang menginginkan jasanya. Jika transfer ini terwujud, maka Ezra akan mendapatkan kesempatan untuk bermain di bawah tekanan yang lebih besar, sekaligus menjadi bagian dari klub yang memiliki sejarah kaya dalam dunia sepak bola Indonesia.










